Israel - Gencatan Senjata di Gaza Terjadi Setelah 11 Hari Pertempuran

  • 4000 roket dilemparkan ke daerah-daerah berpenduduk Israel dari Gaza dalam 11 hari.
  • Amerika memulai gencatan senjata setuju untuk membantu Gaza membangun kembali dan mendanai sistem Pertahanan Kubah Besi Israel.
  • Israel tetap negara demokrasi tetapi negara itu terbagi antara kanan dan kiri.

Setelah 11 hari pertempuran, perang antara Gaza dan Israel telah berakhir. Presiden Joe Biden mengakui hak Israel untuk mempertahankan diri setelah Gaza melemparkan lima roket ke Yerusalem pada awal perang. Dukungannya untuk pertahanan Israel terus berlanjut selama konflik sampai akhirnya bersama dengan negara lain Joe Biden meminta dari Israel untuk menerima keinginannya untuk gencatan senjata.

Pertemuan antara Fatah dan Menteri Luar Negeri Mesir.

Selama konflik, Gaza telah melemparkan lebih dari empat ribu roket ke wilayah berpenduduk Israel dari Kota Selatan seperti Sederot hingga Beer Sheva, dan kota-kota yang terletak di pusat seperti Ashkelon, Ashdod, Tel-Aviv Gush Dan, Lud, Rishon-Lzion, hingga Natanya, 90 % dicegat oleh Sistem Pertahanan Kubah Besi Israel membatasi korban sipil dan kerusakan properti.

Hamas menunjukkan kekuatannya dengan menggunakan persenjataan yang lebih canggih daripada pada perang tahun 2014. Di antara kedua perang tersebut Hamas terus membangun produksi roketnya bahkan hingga telah menghasilkan banyak roket di dalam perbatasannya. Mesir yang mengawasi perbatasan antara Gaza dan dunia luar berusaha untuk mengawasi persenjataan yang memasuki Gaza, tetapi mengizinkan pasokan bahan yang digunakan untuk memproduksi roket masuk ke negara itu karena bahan-bahan ini tidak diidentifikasi untuk tujuan tersembunyi untuk membuat senjata.

Hamas telah berusaha membangun terowongan ke wilayah Israel yang telah diblokir dan ditemukan melalui teknologi Israel di perbatasannya yang mencegah teroris Hamas memasuki Israel selama konflik. Hamas telah membangun banyak terowongan di dalam perbatasannya untuk penyimpanan roket dan peluncuran roket yang dihancurkan oleh pesawat Israel. Israel melakukan kerusakan parah pada properti militer Hamas termasuk bangunan yang digunakan untuk komunikasi seperti Associated Press. Di gedung ini terletak peralatan GPS Hamas.

Roket Hamas ditujukan ke daerah berpenduduk Israel dengan maksud untuk membunuh warga sipil. Israel memberi tahu Hamas untuk memindahkan orang-orang dari bangunan yang telah dihancurkannya karena di bawah bangunan tersebut terdapat terowongan tersembunyi tempat penyimpanan senjata. Dengan cara ini mengontrol jumlah warga sipil yang tewas di Gaza selama perang. Namun banyak orang yang kehilangan tempat tinggal.

Artileri Israel ditempatkan di perbatasan.

Menjelang akhir perang Israel menjadi sasaran pemimpin Hamas membunuh banyak dari para pemimpin ini. Salah satu tokoh Muhmad Daf yang menjadi target nomor satu lolos. Israel mengklaim telah membunuh 25 komandan di militer Hamas serta 200 tentara. 100 kilometer metro Hamas hancur, 340 peluncur roket, 10 gedung milik Hamas hancur banyak gedung bertingkat, bank yang digunakan untuk menerima dana untuk terorisme, fasilitas untuk membangun roket dan kerusakan lain pada infrastruktur Hamas. Israel telah mengumumkan kemenangan.

Hamas juga mengklaim telah memenangkan perang Shomer Chomot "Mengawasi Tembok Israel". Israel setuju untuk memberikan kebebasan kepada warga Palestina untuk beribadah di masjid Al-Aksa, dan untuk melindungi hak-hak warga Palestina yang tinggal di Yerusalem.

Perang itu dianggap perang suci di kedua sisi. Sisi Hamas adalah untuk melindungi hak-hak orang Arab yang tinggal di Yerusalem, Tepi Barat, dan di Israel untuk mempraktikkan keyakinan Muslim mereka. Perang suci Israel adalah untuk melindungi hak orang Yahudi untuk hidup di tanah air mereka.

Israel masih belum membentuk pemerintahan koalisi baru setelah pemilu keempat. Ini terus menjadi demokrasi tanpa pemerintah persatuan di semua sisi termasuk perwakilan Arab dalam pemerintahan.

David Wexelman

Rabbi David Wexelman adalah penulis lima buku tentang topik Persatuan dan Perdamaian Dunia, dan Spiritualitas Yahudi Progresif. Rabbi Wexelman adalah anggota American Friends of Maccabee, sebuah organisasi amal yang membantu orang miskin di Amerika Serikat dan Israel. Donasi dapat dikurangkan dari pajak di AS.
http://www.worldunitypeace.org

Tinggalkan Balasan